Senin, 11 Januari 2010

merawat pakaian popok Bayi ^_^ setep by setep


Memakaikan popok dan bedong merupakan "tugas utama" orangtua. Sekilas memang tampak mudah, tapi bagi bapak/ibu yang baru pertama kali melakukannya bisa jadi cukup merepotkan. Semoga step by step berikut akan sangat membantu. Narasumber: Dewi Shinta Rumpakawati, Amd.Keb.

STEP BY STEP MEMAKAIKAN POPOK
1. Letakkan bayi di atas bentangan popok. Posisi tali ada di sebelah atas atau sejajar pinggang bayi.
2. Lipat popok dari bawah ke atas menutupi kelamin dan pusar bayi.
3. Tarik tali popok ke tangah.
4. Simpulkan tali hingga dirasa kencang tetapi tidak menyakitkan. Buatlah simpul pita agar tali mudah dilepas jika popok sudah kotor.
5. Bayi sudah siap dengan popok bersihnya.
...
TIP SEPUTAR POPOK

* Penggunaan popok kain lebih efisien karena lebih mudah memasangkan/melepaskannya. Harganya pun lebih ekonomis.

* Tidak perlu membeli popok kain terlalu banyak. Cukup 1 lusin, karena popok kain hanya akan digunakan sekitar 1 bulan.

* Pilih yang terbuat dari bahan katun, menyerap keringat/air, lembut, dan tidak panas.

* Bila popok kain bergambar aneka warna dan motif, pastikan sablon/pewarna yang digunakan aman untuk bayi. Bila sablon/pewarna yang digunakan mengandung cat/zat berbahaya lainnya dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan bayi.

* Popok yang kotor karena BAB sebaiknya segera dibersihkan kotorannya dengan mengucek sebentar kemudian merendamnya dalam air deterjen. Soalnya, tinja yang tidak segera dikucek akan meninggalkan bekas noda yang pada akhirnya akan sulit dibersihkan.

* Pilih pelembut/pengharum pakaian yang aman untuk bayi. Ada beberapa bayi yang alergi terhadap wewangian semacam ini, sehingga popok yang dicuci menggunakan pengharum/pelembut malah menimbulkan masalah.

* Pastikan popok yang dijemur sudah kering sempurna. Popok yang masih setengah kering (anyep) akan menimbulkan bau tak sedap. Selaon bisa menyebabkan bayi iritasi berupa gatal-gatal. Jadi, meski musim penghujan sudah tiba, jangan abaikan kondisi ini.

* Sebelum digunakan, popok sebaiknya sudah disetrika lebih dulu. Disamping lebih hangat dan nyaman untuk si kecil, penyetrikaan juga bisa membunuh kuman yang kemungkinan menempel.

* Simpan popok di tempat yang kering dan bersih.

STEP BY STEP MEMAKAIKAN BEDONG
1a) Bentangkan kain bedong di atas permukaan yang rata dan empuk/nyaman.

1b) Posisikan kain agak miring lalu lipat bagian ujungnya.
1c) Letakkan bayi pada posisi melintang di atas kain bedong.
2a) Luruskan tangan bayi sejajar tubuh. Lalu, bedonglah bayi dengan cara melilitkan ujung kain sebelah kiri/kanan dan selipkan di bawah tubuh bayi. Lilitkan ujung satunya ke arah berlawanan. Longar saja. Selipkan ujungnya ke bawah lipatan yang ada.

3) Tekuk ujung yang tersisa di bagian bawah ke depan atau ke belakang dan selipkan dalam lipatan hingga rapi. Jangan membedong terlalu kuat dan rapat karena bedong hanya berfungsi sebagai penghangat tubuh.

TIP SEPUTAR BEDONG

* Kebutuhan kain bedong sekitar + lusin.

* Meski hanya digunakan sebentar (kurang lebih 2 minggu), tapi kain bedong masih bisa dimanfaatkan sebagai alas tidur setelah tidak terpakai.

* Pilih kain bedong yang terbuat dari bahan yang lembut dan menyerap keringat.

* Ukuran bedong yang disarankan sekitar 90x90cm, sehingga cukup lebar untuk bayi gemuk sekalipun.

semoga bermanfaat bagi Ibu dan calon ibu ^_^

0 komentar:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar